Industri Keuangan Syariah Nasional dan Tantangan SDI Ekonomi Islam
Related Posts
Industri keuangan syariah, khususnya sektor perbankan syariah masih banyak menemukan kendala untuk bisa mencapai target pertumbuhan pangsa pasar lima persen. Meskipun Pihak BI telah banyak melakukan upaya untuk mendongkrak perkembangan bank-bank syariah melalui mekanisme regulasi seperti kemudahan membuka layanan kantor cabang baru, konversi bank umum ke bank syariah, atau kemudahan rasio kecukupan modal, namun kenyataannya belum bisa memacu pertumbuhan seperti yang diharapkan. Hal ini dikarenakan salah satu persoalan pokok dalam blueprint pengembangan industri bank syariah di Indonesia adalah terbatasnya sektor SDI ekonomi Islam, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas.
Deputi Gubernur Bank Indonesia, Siti Fajrijah memprediksikan untuk mencapai market share lima persen di atas pihak perbankan syariah setidaknya membutuhkan 22.521 karyawan. Sedangkan yang tersedia baru mencapai 8063 karyawan. Karena itu masih kekurangan 14.456 karyawan lagi.
Sebagai gambaran dapat kita lihat bagaimana kebutuhan tenaga-tenaga SDI ekonomi Islam ke depan bila dikaitkan dengan data perkembangan aset industri perbankan syariah di Indonesia dalam lima tahun belakangan ini. Perkembangan aset bank syariah mempunyai kecenderungan yang terus meningkat hingga Maret 2007. Pangsa perbankan syariah terhadap total bank untuk aset mencapai 1,56 %, penghimpunan dana sebesar 1,53 % dan pembiayaan mencapai 2,66 %.
Begitu pula dengan perkembangan dana pihak ketiga ( DPK ) perbankan syariah pada periode 2000-2007 menunjukkan kecenderungan meningkat pula. Misal, DPK pada Juni 2001 sebesar Rp 1,4 triliun dan Maret 2007 sudah mencapai Rp 21,9 triliun. Hal ini merupakan indikasi yang cukup baik bagi perbankan syariah untuk terus melakukan sosialisasi dan pendekatan kepada masyarakat akan manfaat yang diperoleh dari jasa perbankan.
Data tersebut sangat penting untuk diungkapkan sebagai fakta awal bagaimana prospek pangsa pasar ekonomi Islam di Indonesia sangat potensial yang tentunya juga tidak bisa lepas dari tuntutan ketersediaan tenaga-tenaga SDI perbankan syariah yang profesional.
Program Pascasarjana Magister Ekonomi Islam Universitas Islam Azzahra ( M.Ei UI Azzahra ) hadir untuk berperan serta dalam mengantisipasi kebutuhan tenaga analis yang akan mengelola industri keuangan perbankan syariah ke depan. Spesialisasi bidang perbankan Islam M.Ei UI Azzhara merupakan konsentrasi kompetensi studi bagi para mahasiwa yang ingin mengembangkan karir dan keahliannya sebagai Islamic Banker agar proses percepatan pertumbuhan sektor tersebut dapat segera terwujudkan.
Catatan : Jika anda merasa posting ini bagus dan bermanfaat, sebarkan kepada teman2 anda di facebook Klik Disini




