Diperlukan SDI Syariah yang Beriman dan Berakhlak
Related Posts
Pesatnya perkembangan lembaga keuangan syariah akhir-akhir ini belum diimbangi dengan jumlah ketersediaan sumber daya insani (SDI) syariah yang berkualitas. SDI yang memahami lembaga keuangan syariah dari sisi pemahaman teori-teori syariah maupun prakteknya. Hingga saat ini ketersediaan SDI masih berbanding terbalik dengan laju pertumbuhan atau perkembangan lembaga-lembaga keuangan syariah itu sendiri.
Hal ini menjadi tema hangat dalam seminar ekonomi Islam yang diadakan oleh Universitas Az-Zahra, Sabtu (10/07/2010). Dalam diskusi tersebut bahwasanya kebutuhan SDI tidak hanya pada banyaknya jumlah yang harus disediakan akan tetapi perlu juga diperhatikan terkait dengan kualitas dari SDI tersebut.
Berdasarkan pemaparan dari ketua pelaksana seminar, Any Setianingrum, bahwa kebutuhan SDI syariah yang mumpuni (berkualitas) dibutuhkan di semua sector, khususnya bidang ekonomi. Menurutnya, sesungguhnya membangun ekonomi Islam adalah membangun peradaban Islam. Oleh karena itu, diperlukan SDI yang berkualitas dengan kemampuan syariahnya dan juga beriman, memiliki akhlak baik yang bersumber pada Al-Qur’an dan Al-Hadis.
“Kualitas yang dimaksud adalah karakter syariah itu sendiri. Sehingga membangun perekonomian Islam, disamping membutuhkan jumlah SDI yang besar, juga membutuhkan karakter syariah sebagai energy utama dalam proses pencapaian peradaban Islam yg sesungguhnya,” ujarnya.
Lebih lanjut, dalam sambutannya Any mengingatkan agar seluruh penggerak ekonomi syariah tidak terperangkap hanya sekedar bergerak dalam labeling/jargon-jargon syariah semata, tetapi perlu bagaimana menemukan kesatuan antara label dan substansi kandungan dan tujuan syariah, sehingga kita menemukan system yang komprehensif (kaffah) melalui proses yang konstruktif.
Sumber : pkesinteraktif.com (Bahrul)
Catatan : Jika anda merasa posting ini bagus dan bermanfaat, sebarkan kepada teman2 anda di facebook Klik Disini




